Berjaya turunkan berat badan, Inilah wajah terkini kanak-kanak yang obesiti dan terberat didunia, Sekarang sudah mampu kesekolah!

POSTED ON

Berjaya turunkan berat badan, Inilah wajah terkini kanak-kanak yang obesiti dan terberat didunia, Sekarang sudah mampu kesekolah!

DUA tahun lalu, Arya Permana, 10, mempunyai masalah obesiti.Dengan berat badan 192kg, kanak-kanak Indonesia ini hanya mampu duduk di katilnya dan tidak dapat pergi ke sekolah atau memakai pakaian yang sesuai.

Saiznya meningkat pada kadar tidak normal tetapi ibu bapanya atau doktor pada mulanya melihat tiada masalah dengan berat badannya.

Menurut Mirror, Arya akan makan lima kali sehari dan akan mengambil makanan untuk dua orang dewasa.

Makanannya termasuklah nasi, kari ikan, daging lembu, sup sayur dan tempe, tetapi lama-kelamaan ibunya, Rokayah tidak tahan dengan diet anaknya itu.

The Mirror memetik ibunya sebagai berkata:

“Dia sentiasa lapar dan mempunyai nafsu makan yang sangat besar.

“Dia selalu letih dan mengeluh sesak nafas.

“Dia hanya makan dan tidur. Tidak ada kesakitan yang lain bagi seorang ibu selain melihat penderitaan anak sendiri.

“Tiada ibu yang mahu menghalang anaknya makan, tetapi saya terpaksa kerana saya sudah tidak berdaya.

“Kami tidak mempunyai wang untuk berjumpa doktor dan telah menghabiskan semua simpanan untuk memberinya makan,” katanya.

Pada tahun 2016 berat badan kanak-kanak ini menjadi tajuk utama di seluruh dunia dan dipaparkan dalam video oleh Barcroft TV.

Selepas kisahnya diketahui pakar-pakar di seluruh dunia mereka cuba membantu.

Sekarang, dua tahun kemudian Arya berada dalam keadaan yang lebih sihat setelah berjaya turun 76.2kg.

Dia bermain bola sepak dan badminton, berlari 2km sehari, berjalan ke sekolah dan mengamalkan diet yang ketat dengan makan buah dan sayuran segar, empat sudu nasi dan susu diet.

Peralihan itu berlaku atas nasihat ahli diet dan pembedahan bariatric, yang dijalankan April lepas.

Pembedahan itu membantunya turun 19kg hanya dalam masa tiga minggu. Perubahan dramatik ini bermakna dia tidak boleh mengambil karbohidrat atau gula.

Perubahan Arya menggembirakan ibunya yang dapat melihat anaknya membesar secara normal dan aktif. – Penmerahpress

.

Ibu Ini Mendapati Urin anaknya yang Berusia 6 Tahun Berdarah dan Menyebarkan Bau Yang Sangat Busuk, Doktor Pun Terkejut Ketika “Benda” Itu Dikeluarkan dari Tubuhnya!

Xiao Phing, kanak-kanak perempuan usia 6 tahun ini, adalah seorang gadis cilik yang comel, ceria dan aktif. Baru-baru ini, ibunya sering mendengar Xiao Phing selalu mengeluh sakit saat buang air kecil.

Awalnya, si ibu mengabaikannya, ia merasa mungkin itu akibat dari anaknya yang tidak memperhatikan masalah kebersihan, nanti juga normal lagi setelah mandi, katanya.

Namun, pada malam berikutnya, saat hendak memandikan anak perempuannya, samar-samar ia mencium bau tak sedap ketika melepas seluar anaknya.

Ia melihat beberapa cairan berwana kekuningan-vaginal discharge (keluarnya sekret dari vagina) disertai berkas darah.

Saat itu, ibunya terkejut bukan main, mengira anaknya mengalami pelecehan seksual, dan ia pun buru-buru memandikan putrinya dan segera ke hospital.

Dari hasil pemeriksaan doktor ditemukan ada sesuatu benda asing di bagian bawah tubuh anaknya.

Doktor dan ibunya terkejut setelah sepasukan doktor berhasil mengeluarkan benda asing berupa dua kapur tulis dan satu bateri kecil dari dalam tubuhnya.

Untungnya cepat diketahui, jika tidak akibatnya akan lebih teruk.

Setelah didesak ibunya, akhirnya anaknya mengatakan bahwa saat bermain dengan teman-temannya, ia kalah dalam permainan tersebut, lalu teman-temannya memasukkan benda itu ke dalam organ intimnya, si ibu yang mendengarnya pun sangat terkejut!

Namun, hal ini tidak bisa sepenuhnya menyalahkan anak, dalam masa usia ini, anak-anak memasuki tahap perkembangan akan kesadaran seksual.

Banyak perilaku yang abnormal tidak dapat dianalisis dari sudut pandang orang dewasa.

Karena itu, orangtua harus memberikan pendidikan, lalu bagaimana membimbing anak dengan benar?

1. Membimbing anak-anak tahu bagaimana menghormati dan melindungi tubuh mereka sendiri.
Beritahu tahu mereka batas bagian tubuh mana saja yang boleh disentuh orang lain.

Ajarkan kepada mereka agar melindungi tubuhnya sendiri, tidak hanya untuk anak perempuan, begitu juga dengan anak laki-laki.

Ajarkan mereka bagaimana melindungi diri agar terhindar dari gangguan orang tak dikenal dalam kehidupan sehari-hari.

2. Ketika anak-anak menanyakan pertanyaan tentang seksual, sebaiknya gambarkanlah dengan santai untuk menjawabnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, jangan malu, dan jangan sampai terkesan misterius yang hanya akan memancing rasa penasaran anak, dan selalu terlintas dalam pikirannya.

3. Beritahu anak bagaimana cara melindunginya, tidak boleh sembarangan dibuat main-main.
Saat menjawab pertanyaan anak, jangan melampaui rasa ingin tahu dan kemampuannya untuk mengerti, jawab secara spesifik pertanyaanya, tidak perlu terlalu mendetail, sebaiknya yang mudah dimengerti, dan penuh percaya diri.

4. Sebagao orangtua, jangan bermesraan di depan anak, apalagi melakukan hubungan suami-isteri, jangan memberi peluang si anak mengintip, karena hanya akan menyebabkannya berpikir yang bukan-bukan, yang kemudian menyebabkan tekanan secara emosional dan mental, sehingga mengganggu perkembangan psikologisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here