Sholat taubat merupakan salah satu sholat sunah yang dilakukan sebagai bentuk pertaubatan kita kepada Allah SWT. Adapun sholat taubat itu sendiri sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan sholat taubat nasuha hanya saja ada tambahan kata nasuha.

Sholat taubat nasuha ini dilakukan oleh seorang muslim yang telah mengakui kesalahan-kesalahannya kepada Allah, dosa yang dimaksudkan disini adalah dosa besar sehingga seoarang muslim tersebut harus melakukan sholat taubat nasuha untuk memohon ampunan kepada Allah kemudian ia harus berjanji bahwa ia tidak akan melakukannya lagi setelah sholat tersebut dilakukan.

Adapun kesalahan yang dikategorikan sebagai dosa besar tersebut antara lain: berzina, syirik, membunuh, durhaka kepada orang tua, musrik, memakan harta anak yatim atau piatu, korupsi dan masih ada lagi.

Tentunya dengan dikategorikannya dosa-dosa besar ini supaya kita umat muslim senantiasa berhati-hati dan juga menyadari ketika telah melakukan dosa tersebut agar cepat bertaubat yaitu dengan melakukan sholat taubat nasuha.

Sholat taubat ini dilakukan sebanyak 2 rakaat dan maksimal 6 rakaat. Kita dianjurkan untuk melakukan sholat taubat ini pada malam hari, lebih baik jika setelah sholat Isya sehingga sholat taubat akan lebih khusyuk ketika dilakukan dalam keadaan tenang.

Namun jika kita ingin segera melakukannya tidak apa-apa jika dilaksanakan pada pagi, siang atau pun sore jadi tidak ada ketentuan harus malam hari. Karena taubat itu semakin cepat dilakukan maka akan semakin baik. Dengan catatan kita juga harus tahu kapan kita tidak diperbolehkan untuk melakukan sholat sunnah.

Waktu yang Dilarang untuk Mengerjakan Sholat Sunnah
Berikut ini waktu yang dilarang untuk melakukan sholat sunah:

Pada saat terbit fajar kedua sampai terbit matahari
Dari terbit matahari sampai matahari naik sepenggalah
Pada saat matahari persis di tengah-tengah sampai condong

Dari sholat ashar sampai tenggelam matahari
Pada saat matahari tenggelam hingga matahari tenggelam sempurna
Dari informasi di atas dapat diambil kesimpulan waktu yang
diharamkan untuk melakukan sholat sunah adalah sebagai berikut:

Pukul 06.00 – 07.00 WIB
Pukul11.30 – 12.00 WIB (Zhuhur)
Pukul 17.30 – 18.00 WIB (Maghrib

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Berikut ini tata cara sholat sunah taubat nasuha:
Membaca niat

niat shalat taubat “USHALLI SUNNATAT TAUBATI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA. ALLAAHU AKBAR ”.
Artinya: “Aku Niat Shalat Sunah Taubat dua Raka’at karena Alloh Ta’ala, Alloh Maha Besar ”.
Membaca surat Al- fatihah

Setelah membaca niat, lanjutkan dengan takbir dan kemudian membaca surat Al-fatihah.
Membaca surat pendek
Kemudian baca surat pendek setelah selesai membaca surat Al-fatihah. Pada rekaat pertama dianjurkan membaca surat al-kafiruun, dan pada rekaat kedua membaca surat al-Ikhlas.
Salam

Pengerjaannya sama seperti sholat pada umumnya, yaitu ada i’tidal, ruku’, dan sujud dan salam. Setelah selesai melakukan sholat taubat nasuha pastikan duduk dengan tenang, kemudian berdzikir dengan membaca tahlil. Tahmid, dan istigfar. Pastikan untuk memperbanyak bacaan istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kita kepada Allah.

doa shalat taubat

Image result for doa shalat taubat

Setelah selesai berdzikir dan beristigfar dan mengakui segala dosa-dosa kita, maka lanjutkanlah dengan membaca doa taubat nasuha, doa taubat nasuha disini bebas, bebas dalam arti kita diperkenankan untuk menggunakan bahasa Malaysia atau bahasa yang lainnya.

Yang jelas isi dari doa yang ingin kita panjatkan tersebut adalah doa permohonan ampun kita kepada Allah SWT bahwasanya kita benar-benar mengakui kesalahan kita dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi esok hari.
Di samping itu setelah sholat taubat nasuha kita laksanakan hendaknya kita mulai merubah diri, baik dari sikap maupun sifat kita dari yang buruk menjadi yang baik, memperbaiki ibadah kita lagi, dan memperdalam ilmu agama sebagai bekal kita ke akhirat nanti.

Pada dasarnya Allah itu Maha Pengampun Maha Pemurah, sebanyak apapun dosa yang telah kita lakukan pasti akan diampuni oleh-Nya. Namun jangan sampai kita lengah dan sombong sehingga kita tidak mau menyadari kesalahan kita dan tidak sesegera mungkin bertaubat.
Sebab kita tidak akan pernah tahu kapan tutup usia kita, belum tentu kita mati pada usia tua, belum tentu kita ada kesempatan kedua. Allah sendiri telah menjanjikan kepada mereka yang mau bertaubat yaitu ampunan-Nya, surga, dan pahala yang baik untuknya.

Oleh sebab itu, manfaatkan waktu yang masih ada ini untuk segera bertaubat kepada Allah menyadari kesalahan kita dan memperbaikinya. Semoga rahmat Allah senantiasa bersama kita. Aamiin ya robbal’alamiin..
Demikian artikel ini dibuat semoga dapat menjadi manfaat bagi kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here